Minggu, 17 Maret 2013
Jumat, 16 November 2012
ARTIKEL APLIKASI
Sebagian besar dari
kita tidak asing lagi mendengar istilah “Telematika” jika dikaitkan dengan kehidupan
trend saat ini Telematika berkaitan dengan pakar ilmu komputer yang
fungsinya sebagai menganalisa sesuatu yang berkaitan dengan teknologi informasi
dan komunikasi. “Telematika” berasal dari bahasa perancis yaitu “Telematique”
yang jika diartikan sebagai titik pertemuan antara sistem jaringan
komunikasi dengan teknologi informasi.
Istilah telematika ini
sering dipakai untuk beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah: Integrasi
antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi
Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications
Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan
pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan
telekomunikasi.
Secara umum, istilah telematika dipakai
juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning
System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi
berpindah (mobile communication technology). Merupakan
sistem untuk menentukan posisi dan navigasi secara global dengan menggunakan satelit.
Sistem GPS, yang nama
aslinya adalah NAVSTAR GPS (Navigation Satellite Timing and Ranging Global
Positioning System), mempunyai tiga segmen yaitu :
1.
satelit yang bertugas
untuk menerima dan menyimpan data yang ditransmisikan oleh stasiun-stasiun
pengontrol.
2.
pengontrol yang bertugas untuk
mengendalikan dan mengontrol satelit dari bumi.
3.
penerima / pengguna bertugas untuk menerima data dari satelit dan memprosesnya untuk menentukan
posisi, arah, jarak dan waktu yang dibutuhkan oleh pengguna.
Secara garis besar penentuan
posisi dengan GPS ini dibagi menjadi dua metode yaitu metode absolut
atau juga dikenal sebagai point positioning, yaitu menentukan posisi
hanya berdasarkan pada 1 pesawat penerima (receiver) saja dan metode relatif
menetukan posisi dengan menggunakan lebih dari sebuah receiver. Satu
GPS dipasang pada lokasi tertentu dimuka bumi dan secara terus menerus menerima
sinyal dari satelit dalam jangka waktu tertentu dijadikan sebagai referensi
bagi yang lainnya.
Beberapa kesalahan dalam
penentuan posisi dengan metode absolut ini antara lain disebabkan oleh efek
multipath, adalah fenomena dimana sinyal dari satelit tiba di anttenna
receiver melalui dua atau lebih lintasan yang berbeda. Hal ini biasa terjadi
jikalau kita melakukan pengukuran posisi di lokasi-lokasi yang dekat dan reflektif,
seperti di samping gedung tinggi atau dibawah kawat transmisi bertegangan
tinggi. efek selective availability (SA), adalah teknik pemfilteran yang diaplikasikan untuk memproteksi ketelitian
tinggi GPS bagi khalayak umum dengan cara mengacak sinyal sinyal dari satelit terutama
yang berhubungan dengan informasi waktu, maupun kesalahan karena ketidaksinkronan
antara peta kerja dan setting yang dilakukan saat
menggunakan GPS.
Tidak
bisa kita pungkiri bahwa dewasa ini, manusia telah terjangkit virus teknologi.
Orang dewasa maupun anak-anak, semua telah setuju bahwa teknologi telah menjadi
kebutuhan hidup mereka. Alat elektronik saat ini pun sangat beraneka ragam.
Semua menunjukkan dan menyajikan spesifikasi yang sangat menakjubkan.
Teknologi
erat kaitannya dengan telematika. Secara umum, istilah telematika dipakai juga
untuk Sistem Navigasi atau penempatan global atau yang biasa kita sebut dengan
GPS (Global Positioning System). GPS itu sendiri merupakan sistem untuk
menentukan posisi di permukaan bumi dengan bantuan sinkronisasi sinyal satelit.
Sistem ini menggunakan 24 satelit yang mengirimkan sinyal gelombang mikro ke
Bumi. Sinyal ini diterima oleh alat penerima dipermukaan bumi, sebagai
contohnya adalah GPS portable, smart phone, dll. Berikut ini adalah tampilan
GPS pada salah satu smart phone.
Gambar.
Contoh penggunaan GPS dalam smart phone
Demikianlah sekelumit
mengenai GPS yang merupakan Aplikasi informatika yang berhubungan dengan
telekomunikasi. Pada masa mendatang diharapkan pula terbentuk suatu sistem yang
lebih baik lagi dalam bidang telematika yang nantinya akan lebih membantu
kehidupan manusia.
Link terkait :
http://oktrie-with-a.blogspot.com/2012/10/penerapan-telematika.html
Kamis, 15 November 2012
Minggu, 24 Juni 2012
TUGAS 4
Surat
Arti
:
Surat adalah
sarana komunikasi untuk
menyampaikan informasi tertulis oleh suatu pihak kepada pihak lain. Fungsinya
mencakup lima hal: sarana pemberitahuan, permintaan, buah pikiran, dan gagasan;
alat bukti tertulis; alat pengingat; bukti historis; dan pedoman kerja.
Fungsi
:
1.
Alat bukti tertulis : adanya hitam di
atas putih berguna untuk dijadikan bukti apabila terjadi perselisihan atau
salah penafsiran antar kantor atau pejabat yang mengadakan hubungan
korespondensi.
2.
Alat pengingat : berguna untuk
mengetahui hal-hal yang terlupa atau telah lama.
3.
Bukti historis : berguna sebagai bahan
riset mengenai keadaan atau aktivitas suatu organisasi pada masa-masa lalu.
4.
Duta organisasi : surat dapat
mencerminkan keadaan mentalitas, jiwa dan kondisi intern dari organisasi atau
kantor yang bersangkutan.
5.
Pedoman : surat juga merupakan pedoman
dalam pelaksanaan pekerjaan.
Jenis
:
Surat pribadi
Surat pribadi adalah
surat yang digunakan untuk kepentingan pribadi. Surat dapat berupa
korespondensi antara sesama teman atau keluarga. Ciri-ciri surat pribadi yaitu :
1.
Tidak menggunakan kop surat
2.
Tidak ada nomor surat
3.
Salam pembuka dan penutup bervariasi
4.
Penggunaan bahasa bebas, sesuai
keinginan penulis
5.
Format surat bebas
Surat Surat Resmi
Surat resmi adalah
surat yang digunakan untuk kepentingan resmi, baik perseorangan, instansi,
maupun organisasi; misalnya undangan, surat edaran, dan surat pemberitahuan.
Ciri-ciri surat resmi :
1.
Menggunakan kop surat apabila
dikeluarkan organisasi
2.
Ada nomor surat, lampiran, dan perihal
3.
Menggunakan salam pembuka dan penutup
yang lazim
4.
Penggunaan ragam bahasa resmi
5.
Menyertakan cap atau stempel dari
lembaga resmi
6.
Ada aturan format baku
Bagian-bagian surat
resmi:
·
Kepala/kop surat
·
Kop surat terdiri dari:
1.
Nama instansi/lembaga, ditulis dengan
huruf kapital/huruf besar.
2.
Alamat instansi/lembaga, ditulis dengan
variasi huruf besar dan kecil
3.
Logo instansi/lembaga
·
Nomor surat, yakni urutan surat yang
dikirimkan
·
Lampiran, berisi lembaran lain yang
disertakan selain surat
·
Hal, berupa garis besar isi surat
·
Tanggal surat (penulisan di sebelah
kanan sejajar dengan nomor surat)
·
Alamat yang dituju (jangan gunakan kata
kepada)
·
Pembuka/salam pembuka (diakhiri tanda
koma)
·
Isi surat
·
Uraian isi berupa uraian hari, tanggal,
waktu, tempat, dan sebagainya ditulis dengan huruf kecil, terkecuali penulisan
berdasarkan ejaan yang disempurnakan (EYD) haruslah menyesuaikan.
·
Penutup surat
·
Penutup surat, berisi :
1.
salam penutup
2.
jabatan
3.
tanda tangan
4.
nama (biasanya disertai nomor induk
pegawai atau NIP)
·
Tembusan surat, berupa
penyertaan/pemberitahuan kepada atasan tentang adanya suatu kegiatan.
Surat Niaga
Surat niaga digunakan bagi
badan yang menyelenggarakan kegiatan usaha niaga seperti industri dan usaha
jasa. Surat ini sangat berguna dalam membangun hubungan dengan pihak luar
sehingga harus disusun dengan baik. Surat niaga terdiri atas surat jual beli,
kwintansi, dan perdagangan; dan dapat dibagi atas surat niaga internal dan
surat niaga eksternal. Salah satu contoh dari surat niaga adalan surat
penawaran dan surat penagihan.
Surat Dinas
Surat dinas digunakan
untuk kepentingan pekerjaan formal seperti instansi dinas dan tugas kantor.
Surat ini penting dalam pengelolaan administrasi dalam suatu instansi. Fungsi
dari surat dinas yaitu sebagai dokumen bukti tertulis, alat pengingat berkaitan
fungsinya dengan arsip, bukti sejarah atas perkembangan instansi, dan pedoman
kerja dalam bentuk surat keputusan dan surat instruksi. Ciri-ciri surat dinas :
1.
Menggunakan kop surat dan instansi atau
lembaga yang bersangkutan
2.
Menggunakan nomor surat, lampiran, dan
perihal
3.
Menggunakan salam pembuka dan penutup
yang baku
4.
Menggunakan bahasa baku atau ragam resmi
5.
Menggunakan cap atau stempel instansi
atau kantor pembuat surat
6.
Format surat tertentu
Surat Lamaran Pekerjaan
Surat lamaran pekerjaan
adalah surat yang dibuat dan dikirimkan oleh seseorang yang ingin bekerja di
sebuah kantor, perusahaan ataupun instansi tertentu. Surat lamaran pekerjaan
termasuk surat dinas atau resmi. Oleh karena itu, terdapat aturan-aturan tertentu
yang harus diperhatikan dalam penulisannya. Secara umum surat memiliki
bagian-bagian seperti berikut ini.:
·
Kepala surat
·
Tempat dan tanggal pembuatan surat
·
Nomor surat
·
Lampiran
·
Hal atau perihal
·
Alamat tujuan
·
Salam pembuka
·
Isi surat yang terbagi lagi menjadi tiga
bagian pokok yaitu :
1.
paragraf pembuka
2.
isi surat
3.
paragraf penutup
·
Salam penutup
·
Tanda tangan dan nama terang
Selasa, 08 Mei 2012
TUGAS 3
LAPORAN
1.
Pengertian
Laporan
Laporan merupakan hal yang sangat vital
dalam kehidupan sehari-hari.
Pengertian laporan menurut F X Soedjadi
mendefinisikan sebagai berikut:
·
Suatu
bentuk penyampaian berita,keterangan, pemberitahuan ataupun pertanggungjawaban
baik secara lisan maupun tulisan dari bawahan kepada atasan sesuai dengan
hubungan wewenang ( authority ) dan tanggung jawab ( responsibility ) yang ada
antara mereka.
·
Salah
satu cara pelaksanaan komunikasi dri pihak yang satu kepada pihak yang lain.
2.
Dasar-dasar
Laporan
a.
Clear
Kejelasan suatu laporan diperlukan baik kejelasan
dalam pemakaian bahasa, istilah, maupun kata-kata harus yang mudah dicerna,
dipahami dan dimengerti bagi si pembaca.
b.
Mengenai sasaran permasalahannya
Caranya dengan jalan menghindarkan pemakaian kata-kata
yang membingungkan atau tidak muluk-muluk, demikian juga hal dalam penyusunan
kata-kata maupun kalimat harus jelasm singkat jangan sampai melantur
kemana-mana dan bertele-tele yang membuat si pembaca laporan semakin bingung
dan tidak mengerti.
c.
Lengkap (complete)
Kelengkapan tersebut menyangkut :
#. Permasalahan yang dibahas harus sudah terselesaikan
semua sehingga tidak menimbulkan tanda tanya
#. Pembahasan urutan permasalahan harus sesuai dengan
prioritas penting tidaknya permasalahan diselesaikan
d.
Tepat waktu dan cermat
Tepat waktu sangat diperlukan dalam penyampaian
laporan kepada pihak-pihak yang membutuhkan karena pihak yang membutuhkan
laporan untuk menghadapi masalah-masalah yang bersifat mendadak membutuhkan
pembuatan laporan yang bisa diusahakan secepat-cepatnya dibuat dan disampaikan.
e.
Tetap (consistent)
Laporan yang didukung data-data yang bersifat tetap
dalam arti selalu akurat dan tidak berubah-ubah sesuai dengan perubahan waktu
dan keadaan akan membuat suatu laporan lebih dapat dipercaya dan diterima.
f.
Objective dan Factual
Pembuatan laporan harus berdasarkan fakta-fakta yang
bisa dibuktikan kebenarannya maupun dibuat secara obyektif.
g.
Harus ada proses timbal balik
#. Laporan yang baik harus bisa dipahami dan
dimengerti sehingga menimbulkan gairah dan minat si pembaca.
#. Jika si pembaca memberikan respon berarti
menunjukkan adanya proses timbal balik yang bisa memanfaatkan secara pemberi
laporan maupun si pembaca laporan.
3.
Sistematika Laoran
Laporan
lengkap yang lengkap, harus dapat menjawab semua pertanyaan mengenai :
apa ( what ),
mengapa ( why ), siapa ( Who ), dimana ( where ), kapan ( when ),
bagaimana ( how ).
Urutan isi laporan sebaiknya diatur, sehingga penerima
laporan dapat mudah
memahami. Urutan isi laporan antara lain sebagai
berikut :
1.
Pendahuluan
Pada pendahuluan disebutkan tentang :
1) Latar belakang kegiatan.
2) Dasar hukum kegiatan.
3) Apa maksud dan tujuan kegiatan.
4) Ruang lingkup isi laporan.
2. Isi Laporan
Pada
bagian ini dimuat segala sesuatu yang ingin dilaporkan antara lain :
1) Jenis kegiatan.
2) Tempat dan waktu
kegiatan.
3) Petugas kegiatan.
4) Persiapan dan
rencana kegiatan.
5) Peserta kegiatan.
6) Pelaksanaan kegiatan
(menurut bidangnya, urutan waktu pelaksanaan, urutan
fakta/ datanya).
7) Kesulitan dan
hambatan. Hasil kegiatan.
8) Kesimpulan dan saran
penyempurnaan kegiatan yang akan datang.
3. Penutup
Pada kegiatan ini ditulis ucapan terima kasih kepada
yang telah membantu penyelenggaraan kegiatan itu, dan permintaan maaf bila ada
kekurangan-kekurangan. Juga dengan maksud apa laporan itu dibuat.
4.
Contoh Laporan Resmi
DISKUSI SEHARI
KIAT SUKSES MENGHADAPI UJIAN NASIONAL
KIAT SUKSES MENGHADAPI UJIAN NASIONAL
Yogyakarta, 3 Januari 2011
LAPORAN HASIL DISKUSI
Hari/tanggal: Selasa, 3 januari 2011
Waktu
: 09.00 - 16.00 WIB
Pembicara :
1. Bapak Drs. Bambang Guritno
Judul Makalah: Ujian Nasional, antara kekuatan,
ketakutan, dan harapan
2. Ibu Dra. Diah Renggodani
Judul Makalah: Persiapan mental dalam menghadapi Ujuan
Nasional
3. Bapak Dhani Dahlan, SH
Judul Makalah: Lulus dengan nilai sempurna, kenapa
tidak?
Rangkuman:
Dalam menghadapi ujian nasional, banyak hal yang harus diperhatikan, diantaranya kesehatan fisik dan mental. Selain itu, kesiapan mental saat menjelang ujian nasional juga mutlak diperlukan. Apabila kita sehat, mental kita siap, maka sudah tidak perlu lagi merasa takut dalam menjalani ujian nasional. Orang tua juga sangat berperan dalam kesiapan siswa menghadapi ujian nasional. Doa restu dari orang tua merupakan kekuatan sang anak.Apabila secara fisik dan mental telah siap, satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah seringnya berlatih mengerjakan soal-soal sehingga nantinya siswa akan terbiasa dalam menjawab soal-soal ujian nasional. Tidak pernah ada keharusan untuk bergabung dalam sebuah lembaga bimbingan belajar, namun bila mengikuti bimbingan belajar bisa menambah rasa percaya diri siswa, tidak ada salahnya untuk dijalankan. Dengan sering berlatih, maka lulus dengan nilai sempurna bukan merupakan hal yang mustahil
Diketahui
Rangkuman:
Dalam menghadapi ujian nasional, banyak hal yang harus diperhatikan, diantaranya kesehatan fisik dan mental. Selain itu, kesiapan mental saat menjelang ujian nasional juga mutlak diperlukan. Apabila kita sehat, mental kita siap, maka sudah tidak perlu lagi merasa takut dalam menjalani ujian nasional. Orang tua juga sangat berperan dalam kesiapan siswa menghadapi ujian nasional. Doa restu dari orang tua merupakan kekuatan sang anak.Apabila secara fisik dan mental telah siap, satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah seringnya berlatih mengerjakan soal-soal sehingga nantinya siswa akan terbiasa dalam menjawab soal-soal ujian nasional. Tidak pernah ada keharusan untuk bergabung dalam sebuah lembaga bimbingan belajar, namun bila mengikuti bimbingan belajar bisa menambah rasa percaya diri siswa, tidak ada salahnya untuk dijalankan. Dengan sering berlatih, maka lulus dengan nilai sempurna bukan merupakan hal yang mustahil
Diketahui
Ketua Sekretaris
(................................................) (.......................................................)
(................................................) (.......................................................)
Langganan:
Postingan (Atom)
