Di zaman yang sudah canggih seperti saat ini, teknologi sudah tidak bisa dilepaskan lagi dari kehidupan sehari-hari. Perkembangan teknologi yang sudah sangat pesat ini, memungkinkan kita untuk berinteraksi tanpa harus bertatap muka. Di dalam lingkungan masyarakat sudah dikenal dengan adanya dunia maya atau yang biasa di kenal dengan Internet. Internet merupakan salah satu media atau dunia virtual yang sengaja dibuat untuk mempermudah interaksi antara satu orang dengan orang lainnya yang berada di tempat yang berbeda.
Internet berkembang pesat dan mencakup berbagai aspek kehidupan manusia. Interaksi sosial antar individu semakin menggejala. Fenomena tersebut mengandung arti bahwa apa yang terjadi dalam dunia maya, tidak dapat dilepaskan begitu saja dengan kenyataan di dunia nyata. Hal ini semakin diperjelas dengan kenyataan yang memperlihatkan bahwa yang berinteraksi di dunia maya adalah benar-benar individu manusia. Dengan berhimpitnya dua dunia tersebut, maka jelas akan terjadi hubungan keterkaitan yang cukup erat antara satu dunia dengan dunia lainnya.
Namun banyak orang yang tidak menyadari bahwa mereka sudah menjadi orang yang gagap komunikasi di dunia nyata. Hal ini terlihat dari banyak orang yang di kehidupan sehari-harinya terlihat pendiam, tetapi di dunia maya orang tersebut bisa menjadi sangat aktif. Banyak pula orang yang sering mengomentari atau pun memperbaharui status akunnya, namun di dunia nyata ia begitu sulit untuk mengungkapkan apa yang ada di pikirannya walaupun dengan teman-teman sebayanya.
Internet berkembang pesat dan mencakup berbagai aspek kehidupan manusia. Interaksi sosial antar individu semakin menggejala. Fenomena tersebut mengandung arti bahwa apa yang terjadi dalam dunia maya, tidak dapat dilepaskan begitu saja dengan kenyataan di dunia nyata. Hal ini semakin diperjelas dengan kenyataan yang memperlihatkan bahwa yang berinteraksi di dunia maya adalah benar-benar individu manusia. Dengan berhimpitnya dua dunia tersebut, maka jelas akan terjadi hubungan keterkaitan yang cukup erat antara satu dunia dengan dunia lainnya.
Namun banyak orang yang tidak menyadari bahwa mereka sudah menjadi orang yang gagap komunikasi di dunia nyata. Hal ini terlihat dari banyak orang yang di kehidupan sehari-harinya terlihat pendiam, tetapi di dunia maya orang tersebut bisa menjadi sangat aktif. Banyak pula orang yang sering mengomentari atau pun memperbaharui status akunnya, namun di dunia nyata ia begitu sulit untuk mengungkapkan apa yang ada di pikirannya walaupun dengan teman-teman sebayanya.
Berdasarkan Survei yang telah dilakukan, didapatkan hasil bahwa lebih dari 60% responden yang disurvei setuju bahwa berinteraksi di dunia maya lebih nyaman dibandingkan berinteraksi di dunia nyata. Hal ini berarti menunjukkan bahwa mereka memang sudah tidak merasa lebih nyaman berkomunikasi di dunia nyata. Ini berarti, perlahan lahan, mereka menjadi orang yang gagap komunikasi di dunia nyata. Intensitas dalam membuka akun rata-rata sebanyak 1-2 kali perharinya (49%). Kebanyakan responden mempunyai lebih dari 3 akun (48%) dimana mereka rata-rata menggunakannya untuk berkomunikasi (46%). Akun yang dibuat oleh mahasiswa paling banyak menggunakan nama asli untuk memberi identitas di akunnya (84%). Sisanya, menggunakan bukan nama asli (46%). Dapat diketahui alasan responden yang menggunakan bukan nama asli bahwa sebagian dari mereka tidak ingin menunjukkan identitas aslinya (45%). Responden yang setuju bahwa berinteraksi di dunia maya lebih nyaman diketahui mempunyai alasan mendasar yaitu, pengungkapan perasaan dan melalui tulisan dirasakan lebih mudah dibandingkan secara verbal (42%). Walaupun sebagian besar (45%) dari total responden didapatkan hasil yang menyatakan bahwa jumlah teman pada dunia maya tidak sebanyak pada dunia nyata, namun tetap terlihat bahwa manusia pada zaman teknologi yang serba canggih ini memang lebih menyukai interaksi tidak bertatap muka langsung. Ini dikarenakan ketika kita berkomunikasi di dunia maya, kita bisa menggunakan simbol-simbol yang dapat menghasilkan gambar-gambar yang lucu dan bagus, sehingga mereka merasa bahwa gambar-gambar tersebut bisa mengekspresikan perasaan mereka.
Social networking sepertinya telah menjadi fenomena global. Facebook, Friendster, MySpace, Youtube dan lainya menjadi topik hangat di berbagai media di seluruh dunia selama dua tahun terakhir ini. Bahkan majalah Times memilih YOU (pengguna social media) sebagai Person of the Year tahun 2006. Namun, benarkah social media sudah mendunia dan menjadi aktivitas global? Untuk mengetahui hal tersebut lembaga riset Synovate melakukan riset di 17 negara, termasuk Indonesia, dengan 13 ribu responden usia 18-65 tahun. Hasilnya mengejutkan.
sumber :
http://nadzzfantasy.blogspot.com/2011/04/pengaruh-social-network.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar